Kamis, 06 Maret 2014

Tuhanmu

SIAPA TUHAN ITU ?
Tuhanmu adalah sejauhmana pengertian dan anggapan tentang Tuhan itu seperti apa, di mana dan bagaimana Tuhan itu. Itulah Tuhanmu.Tuhan itu pasti bersifat maha
Apakah Tuhan itu membutuhkan malaikat, nabi atau apapun ?  Terserah Tuhan itu sendiri. Nabi, malaikat itu hanya ciptaan.
JADI SIAPA TUHANMU ?  Seperti apa Tuhanmu ?           Bagaimana Tuhanmu ? dan Di mana Tuhanmu ? Tergantung pola pikiranmu dalam pengurai.
Tuhan itu seperti dirimu dan seluruh ciptaaNya. Tuhanmu adalah Tuhan Maha Segalanya, Dia bersemayam di singgasana Tuhan di atas arsy/langit, tetapi penciptaan kamu sebagai menusia lewat rahim ibumu setelah dalam dirimu ditiupkan ruh Tuhan.
Jadi sebetulnya dalam dirimu ada sebagiannya zdat Tuhan sendiri, namanya Ruh (Allah menyebutnya RuhKu) Orang-orang menyebutnya Ruh Suci. Tetapi kamu bukan Tuhan, tetapi hanya sebahagianNya Tuhan itu sendiri.
Ruh dalam dirimu bisa juga sebagai pemancar/frekuensi Tuhan yang ditempatkan dalam dirimu agar kamu menjalankan tugas sebagai manusia dengan perannya masing-masing.
Ini berarti Allah sangat dekat bahkan dekat sekali.
Oleh karena itu Tuhan selalu melihat sekecil apapun yang ada padamu, juga, keinginanmu, perbuatanmu, pikiranmu dan perasaanmu.
Akhirnya bersama ruh itulah manusia ditugaskan sebagai kholifah di muka bumi ini agar  melakukan tindakan yang nyata dan berbuat sesuatu yg nyata.

Selain ruh dalam dirimu dilengkapi dengan 4 nafsu yaitu :
1.     Aluamah tugasnya berkeinginan makan dan tidur  kerjasama dengan jiwa kegelapan
2.     Supiah    tugasnya berkeinginan mencari kepuasan            kerjasama dengan jiwa kegelapan
3.     Amarah  tugasnya berkeinginan angkara murka      kerjasama dengan jiwa kegelapan
4.     Mutmainah tugasnya berkeinginan ketuhanan bersama malaikat & jiwa-jiwa suci


Selalu berkomunikasi dengan Tuhan, supaya tidak dikuasai oleh nafsu-nafsumu dengan banyak berdzikir/menyebut nama Tuhanmu (Allah-Allah....dst). 
Teorinya : Semakin banyak menyebut nama Tuhan/Dzikir, zdat Tuhan dalam diri kita menjadi semakin besar, kuat, berenergi.
Awal-awal terasa tidak nayam/panas dll karena pembersihan ego & nafsu-nafsu tapi semakin sering berdzikir akan semakin ringan karena frekuensi ruh dalam dirimu conect/tersambung dengan Tuhan yang maha kuasa di atas arsy, karena cahaya-cahaya/energi dari atas mengalir memasuki tubuhmu dengan peran cahaya masing-masing (ada cahaya/energi yang berperan sebagai pembersih/pengobatan/rezki/ pengasih/penyayang/karir dll)tergantung kebutuhanmu menurut Tuhan
Ada baiknya berdzikir menyebut nama (Allah-Allah.. dst). Setiap saat, dalam kerja, dalam perjalanan. Agar Allah senantiasa merengkuhmu.
Rajin sholat karena doa-doa dalam sholat adalah standar kebutuhan manusia untuk menjalankan hidup di dunia.

Tolong agar mendapatkan pencerahan, sehingga artikel ini mencapai kebenaran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar